Terbang

1953 Words

Satya memeriksakan dirinya hanya ke bidan terdekat saja. Luka robek di bagian kepala dijahit sedikit dan diplester. Sementara memar di bagian kaki rencananya akan ia bawa ke tukang urut. Usai memeriksakan diri, ia pun berjalan ke bengkel dekat praktek bidan. Motornya hanya sedikit bermasalah saja dan masih bisa digunakan. Meski dengan rasa nyeri Satya tetap menghidupkan kendaraannya. Ia menuruti kata Fitri untuk memijat bagain tubuhnya yang lebam. Lelaki itu mengantre sejenak, di rumah seorang tukang pijat yang buka 24 jam. Tiba giliran Satya, ia masuk dan menunjukkan mana bagian yang perlu untuk diurut. Seorang lelaki buta yang memahami sedikit permasalah tentang dunia gaib. “Ini bukan memar biasa, tapi ada ulah makhluk gaib di dalamnya,” ucap tukang pijat itu. Satya meringis, antara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD