9. Sembilan

1114 Words

Sudah beberapa hari berlalu sejak Nigi bertemu dengan Saba, manusia muka datar yang entah mengapa tidak bisa pergi dari kepala Nigi. Padahal tidak ada tanda-tanda apa pun mengenai sosok itu yang mencari Nigi, padahal tidak ada siapa pun yang datang menemuinya sejak hari itu, tapi entah mengapa Nigi gelisah, Nigi was-was dan khawatir kalau-kalau serangan itu tiba-tiba saja terjadi. Atau… Nigi memang hanya berlebihan memikirkannya? Padahal bisa jadi orang itu sudah melupakan apa yang dikatakannya di lapangan hari itu, kan? Tidak. Tidak. Tidak. Meski sudah memutuskan untuk masa bodoh dengan ucapan Saba, Nyatanya sampai saat ini Nigi malah dibuat uring-uringan bukan main karena ucapan pemuda itu. Papi, Mami, bahkan Noel yang melihat tingkah gelisah gadis itu hanya dibuat bingung. Pada pagi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD