Menjelang akhir bulan seperti ini, orang-orang selalu terlihat sibuk. Laporan ini-itu-anu harus diselesaikan segera. Kesalahan sedikit saja bisa membuat siapa pun mengamuk. Intinya jangan berbuat salah. Otakku yang sejak tadi tidak bisa fokus karena memikirkan Ken yang begitu memuja kakak iparnya saat tatapan mereka bertemu, membuatku salah membuat surat jalan. Pendar-pendar cinta itu terlihat jelas di sana. Entah karena aku sedang cemburu, atau memang seperti itu adanya, Ken memang terlihat masih menyimpan perasaan tersebut untuk Bet. Hal ini membuatku ingin tenggelam di bawah selimut saat ini juga. Aku tidak menyukai pemandangan itu. Aku tidak suka saat Ken menjadikanku sebagai pelampiasan untuk bisa bercinta dengan Bet menggunakan tubuhku, hanya karena kami memiliki kemiripan. Hal in

