Ragan

1564 Words

Ucapan selamat itu aku dapatkan bertubi dari rekan-rekan kerjaku saat masuk di kemudian hari. Mungkin ada yang menyebarkan berita tersebut secara sengaja. Aku tidak ingin tahu. Dari pengalaman yang sudah-sudah, terlalu ingin tahu lebih saring membuat kita sakit hati. Mending tidak tahu apa-apa. Untuk menjaga kewarasan. “Sudah resmi jadi sarjana, ya, kan?” Mbak Giska terkekeh saat kami berempat duduk di meja kantin yang tidak terlalu ramai. Pada pertengahan minggu seperti ini kantin memang cenderung lebih lengang. Banyak yang makan di luar sekalian tugas lapangan. Atau masih mengerjakan pekerjaan yang tidak bisa ditunda, kemudian mereka akan keluar nanti. Biasanya kondisi semacam ini diizinkan. Kak Agni sering melakukan itu saat hectic. Dia akan keluar pukul dua atau tiga untuk mengisi p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD