Kupu-Kupu di Perut dan Sakit di Kepala Denting mesin cuci berdengung pelan di sudut ruang laundry. Di sampingnya, Nadine berjongkok sambil memilah baju anak-anak—baju Demas yang penuh noda makanan, kaus Elmo yang sudah sobek di ujung lengan, dan dress kuning kecil Elma yang masih wangi sabun bayi. Tangannya bergerak otomatis, tapi wajahnya tampak pucat. Matanya menyipit, kelopak matanya berat, dan nafasnya pendek-pendek. Kepalanya berdenyut seperti ada palu godam kecil yang mengetuk dari dalam. Sava yang baru lewat menuju dapur langsung berhenti saat melihatnya. Sekilas, ia berpikir Nadine hanya lelah. Tapi begitu ia perhatikan, keningnya mengerut dalam. "Nadine?" tanyanya pelan. “Hm?” Nadine tidak menoleh, hanya menjawab dengan suara serak. "Kamu kenapa pucat gitu?" “Cuma... pusing

