Unbelievable

2151 Words

Chapter 58: Unbelievable   Sepanjang makan pandangan mata Risaya tidak berpindah, hanya tertuju pada sosok Rhaga yang sedang menikmati hidangan buatannya. Beberapa kali Risaya menambahkan lauk pada piring Rhaga, hingga kondisi piringnya penuh. Bagi yang melihat tingkah Risaya, hanya bisa tersenyum sembari memandang teman di samping mereka dengan tatapan penuh arti. Karena dua insan di depan mereka itu terlihat seperti sepasang kekasih yang merasa jika dunia hanya milik mereka berdua.   “Makanlah yang banyak, kau pasti jarang makan. Sepertinya berat badanmu sedikit berkurang.”   “Uhhuk!” Gevin tersedak mendengar ucapan Risaya. Bukan persoalan Rhaga terlihat kurus, melainkan persoalan kurang makan karena itu tidak mungkin. Sebagai salah satu orang kepercayaan mendiang Goro, Rhaga memil

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD