Unpredictable Chance

2162 Words

Chapter 59:  Unpredictable Chance   “Rhaga … apakah tidak bisa jika kita merelakan Sorra?” Pertanyaan itu terlontar dari bibir Risaya setelah mempertimbangkan apakah akan menanyakannya atau tidak. Namun, setelah melihat Rhaga tidak berhenti berkemas membuatnya cemas dan memberanikan diri untuk mengungkapkan isi kepalanya.   Rhaga yang saat itu sedang mengancingkan pakainnya mendadak berhenti, di depan kaca yang seukuran dagunya, dia mengarahkan tatapan matanya pada Risaya melalui cermin. Hampir saja Rhaga tidak percaya dengan pendengarannya sendiri, akan tetapi melihat keseriusan di wajah itu akhirnya Rhaga bisa mempercayai indera pendengarannya sendiri.   Sesaat kemudian, Rhaga pun berbalik, dia tahu jika Risaya sangat khawatir. Setelah sekian tahun berpisah dan akhirnya bisa bers

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD