A Trap

2109 Words

Chapter 32 A Trap   Ruangan itu sangat gelap, Rhaga tak bisa melihat dengan jelas. Walau dia berusaha untuk menyipitkan matanya tetap saja pandangannya terhalangi oleh kegelapan. Saat masuk ke dalam ruangan ini, Rhaga ragu-ragu. Akan tetapi, dia ingat jika itulah perintah dalam surat yang dia terima dari Kaisar.   Dalam surat itu, tertulis jika Rhaga harus datang ke istana barat, agar tidak ada orang yang mengetahui jika mereka bertemu secara diam-diam. Masuk akal jika mengingat Tuan Martel selalu berusaha untuk memata-matai Rhaga dan Kaisar Trugeris. Walau menaruh curiga karena istana barat merupakan salah satu bangunan yang tidak pernah ditinggali, segel Kaisar Trugeris yang tercetak di atas kertas menghapus semua keraguannya.   Lama menunggu KaisarTrugeris yang tak kunjung data

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD