Chapter 87: “My Head” Pandangan mata Rhaga kosong mengarah pada sosok Kalya yang masih betah berada dalam mimpi indahnya. Sedikit saja Rhaga tidak beranjak dari samping Kalya, setiap kali selesai mengunjungi para pasukan, menjaga mentalitas para prajurit Rhaga akan kembali ke sisi Kalya. Begitu telaten Rhaga mengurus Kalya, dia sendiri yang menyiapkan obat, membantu Kalya untuk meminumnya, walau kebanyakan cairan obat itu mengalir ke luar bibir. Rhaga pula yang membantu Kalya membersihkan diri. Usai melakukan semuanya maka dirinya akan duduk di samping tubuh Kalya, dengan tatapan yang tidak lepas dari sosok itu hingga membuatnya terlihat begitu menyedihkan. Wajah rupawan yang selalu bersinar itu menjadi suram, lingkaran hitam menghiasi di sekitar matanya, wajahnya sedikit lebih k

