Chapter 29 WRONG TARGET Pintu kamar Rhaga terbanting dengan keras, seseorang masuk segera mencari si pemilik kamar. Menerobos menelusuri seluruh ruangan sampai di tempat tidurnya dan menemukan Risaya sedang terbaring di atas ranjang. Mata Tuan Martel terbalalak ketika melihat tangan dan sebagian wajah Risaya dipenuhi oleh tanda berwarna merah. “Apa-apaan ini, kenapa dia ….” Tuan Martel terkejut sampai tubuhnya mundur satu langkah. Seharusnya minuman yang dia kirimkan hanya boleh diminum oleh Rhaga. Tuan Martel berusaha untuk menenangkan dirinya, mungkin selama ini Yaksuri pun salah mengira jika penyihirnya adalah Rhaga. Siapa yang menyangka jika penyihir yang sebenarnya adalah gadis ini. Tuan Martel mengangkat tubuh Risaya yang tertidur dengan pulas dan membawanya keluar dari

