Chapter 35: DIE INSIDE Dalam keheningan tengah malam hingga pagi menjelang disambut oleh suara burung-burung yang berkicau merdu, Kaisar Trugeris duduk terdiam dengan tatapan matanya sendu memandangi tubuh Rhaga yang terbaring tak berdaya dan masih enggan untuk membuka matanya. Setelah perdebatannya dengan Yaksuri malam itu, Kaisar Trugeris pergi ke kamar Rhaga untuk memeriksa keadaan pemuda itu dan rupanya sama seperti keadaan Permaisrui, Rhaga terjebak di dalam pulau mimpi. Tuan Asuna telah memberitahunya, jika Tuan Fangli memberikan obat penenang untuk Rhaga supaya pemuda itu bisa beristirahat dengan baik tanpa merasakan sakit akibat puluhan luka yang tergores di tubuhnya. Saat sinar matahari masuk melalui celah-celah jendela, Kaisar Trugeris bangkit dari tempat duduknya da

