Ke Desa Demi Narendra

1630 Words

Syafana POV. Sepagi ini aku sudah di desa untuk menemui Mas Fikram, aku mengetuk pintu rumah Paman dan tak lama kemudian keluar lah Bibi dan Nada secara bersamaan, mereka terlihat seperti kembar siam. “Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya Bibi dengan suara yang ketus. “Ada yang mau aku bicarakan. Mas Fikram mana?” “Wahh.” Nada bersedekap didepanku dengan perut yang sudah cukup besar. Usia kandungannya kalau tidak salah sudah 7 bulan. Itu yang Bibi katakan waktu itu. “Kamu sudah membuat kami malu, dan kamu ke sini mau ketemu suamiku? Memangnya kamu siapa? Ada urusan apa kamu sama suamiku? Aneh ya. Manusia kayak kamu itu, suka sekali mengganggu kehidupan orang lain, tapi tidak mau diganggu.” Nada mengomel didepanku tapi aku tidak perduli padanya. Yang aku perdulikan adalah Mas Naren saa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD