"Semoga Pernikahan-mu Menyenangkan..."

1359 Words
... “Ini rumah Kris, Nona” ucap Eric. Aura memandangi rumah sederhana itu dari seberang jalan “Kamu tunggu disini, aku akan bertamu sebentar..” Aura keluar dari mobil dan menuju rumah kris, belum genap langkahnya sampai di pekarangan rumah kris. Tiba-tiba seorang wanita muda keluar — Irene. Irene keluar ke halaman rumahnya ingin menyiram beberapa tanaman hias yang ada disana. “ selamat pagi Ny. Kris” sapa Aura. Irene menoleh dan sangat terkejut dengan kedatangan Aura, wanita yang kemarin menghampiri dirinya dan kris saat sedang dinner. “Pagi.. a–ada perlu apa kamu kemari?” Irene melihat penampilan aura yang berdiri di hadapannya, wanita itu mengenakan celana jeans ketat dipadukan dengan atasan dengan potongan crop yang memperlihatkan kembali pusarnya. Ia juga melihat paper bag berukuran lumayan besar ditanga wanita itu. “Kenapa wanita ini suka sekali memamerkan pusarnya” gumam irene. “Kamu tidak ingin mempersilahkan aku masuk? “ Aura mencoba berbicara dengan nada yang manis. “Oh...ya. silahkan masuk” Aura sudah berada di ruang tamu rumah mungil nan sederhana itu, ia merebahkan bokongnya di sofa mini yang berada di sudut ruangan. “Kau mau minum apa?” tanya irene basa basi “Terima kasih Ny.Kris .. aku tidak akan lama.” “Duduklah...” tangan Aura menepuk sisi sofa yang masih kosong disampingnya. Irene tak menggubris ajakan aura untuk duduk disamping wanita itu, Irene meemilih duduk di kursi single yang terletak di depan meja kecil. “Jadi ada apa? ... oh ya, darimana anda tahu alamat rumah kami?” “Aku hanya ingin memberikan hadiah pernikahan untuk kamu dan kris, yah..meskipun kalian jelas-jelas tidak mengundangku di pernikahan kalian”. Aura menyodorkan paper bag ke atas meja dan mendorongnya sedikit, supaya Irene bisa menjangkaunya. Namun Irene tak segera menerima pemberian wanita itu, ia hanya ke arah paper bag itu. “ Rumahmu ini sangat sederhana, namun aku suka cara mu men—design ruangan ini.” Matan Aura mengitari setiap sudut ruang tamu. Pandangannya terhenti pada sebuah figura foto diatas meja kecil disudut ruangan itu, memicingkan matanya dan sedikit terlihat wajahnya yang menunjukkan ia tidak menyukai itu. Irene yang mendengar pujian basa-basi aura dan melihat sikapnya hanya membuang nafas pelan. “Baiklah Ny.Kris, aku rasa sudah cukup bertamunya. Terima kasih sudah mengijinkanku bertamu, dan sampaikan salam ku untuk suami-mu” Aura mengerlingkan matanya dan melangkah keluar. “Terima kasih juga untuk bingkisannya.” “My pleasure Mrs. Kris”. Irene memandang kepergian aura, wanita melanggang menyebrang jalan dan masuk ke sebuah mobil sedan berwarna merah. Mobil itu pun berjalan pergi. Irene kembali ke dalam rumah, pandangannya tertuju pada bingkisan yang ia dapat dari aura. Mengambil bingkisan itu dan membukanya. Betapa terkejutnya ia karna yang ada di dalam bingkisan itu adalah sebuah patung Angel yang terbuat dari marmer berwarna putih s**u. Lalu ia membaca sebuah kartu ucapan yang bertuliskan “ semoga pernikahan-mu menyenangkan, Aura”. Irene kembali membuang nafas, namun kali ini cukup kasar dan menggelengkan kepalanya. “ apa sebenarnya tujuanmu aura? “ ucapnya kesal dalam hati. Aura menaruh patung Angel itu diatas meja, tepat disamping foto pernikahannya. Irene kembali melanjutkan kegiatan menyiram tanaman yang tadi tertunda karna kehadiran aura. Tak membutuhkan waktu lama untuk menyiram tanaman di halamannya, karna ia dan kris hanya memiliki beberapa tanaman saja. Irene masuk kedalam, pikirannya tetap terfokus kenapa aura bisa tahu alamat rumahnya? Kenapa aura memberikan hadiah pernikahan berupa patung angel? Kenapa dia menuliskan kata-kata itu di kartu ucapannya? Irene mengambil ponsel nya di dalam kamar, Ia berniat mengirim pesan kepada kris. Namun ternyata kris sudah lebih dulu mengiriminya pesan, ia membaca pesan dari suaminya itu. “Sayang, jangan lupa nanti malam kita ada acara makan malam dalam rangka ulang tahun alka, aku sudah menyiapkan dress cantik untukmu, kamu bisa ambil di dalam kotak yang ada tempat tidur di kaamar tamu. I LOVE YOU”. Tanpa sadar irene tersenyum bahagia meembaca isi pesan itu, ia tidak menyangka kalau suaminya menyiapkan dress khusus untuk makan malam bersama keluarganya kali ini. Ia segera menujukamar tamu, ternyata benar, ada sebuah kotak berwarna hitam dengan pita warna merah yang melingkar. Irene membuka kotak itu dan semakin terkejut saat ia melihat dress berwarna merah maroon berbahan bludru dengan panjang selutut, dan dengan model membentuk tubuh. Potongan atasnya terbuka lebar sebahu, ia membayangkan saat ia mengenakan dress ini, bagian bahu dan pundaknya akan terlihat jelas. Irene bahagia sekali dan mencoba dress itu, ia menatap dirinya di cermin, kulit putih, lekuk tubuh bak model, diselimuti dress bludru maroon ini. Ia sedikit memutarkan badannya di depan cermin. Lalu ia mengambil ponsel dan memotret dirinya yang ada dipantulan cerrmin, mengirimkan foto itu ke suaminya. “Terima kasih sayang, aku suka sekali dress ini. LOVE YOU TOO”. Kris yang dengan sigap membaca pesan istrinya itu pun mengembangkan senyumnya. Merasa bahagia bahwa istrinya sangatlah sempurna mengenakan dress itu. “Apa kamu sudah tidak marah dengaku?” “Kita akan bicarakan ini setelah selesai acara ulang tahun alka ya?” “Baiklah sayang” “aku akan pulang pukul 5 sore”. “Oke sayang”. ... “Mas!! Lo mau kado apa? Gue belum nyiapin kado nih?” “Dek, gue ulang tahun yang ke-22.. bukan ke-17. Gak usahlah pakai kado-kadoan segala”. “Yakin gak mau kado?” Alka hanya berdehem. Lia memang selalu membelikan kado saat kakaknya ulang tahun. Namun kali ini karna tugas kuliahnya terlalu banyak, ia tak sempat membelikan kado untuk kakaknya. “Yaudah kado dari gue nyusul aja ya mas!!” Alka yang terheran melihat adiknya bersikeras ingin memberinya kado pun bertanya, “Emang mau kasih kado apaan? Udah ada ide? Kadonya yang anti mainstream dong” Lia berpikir sebentar lalu ... “ Kadonya pacar baru aja ya buat mas Alka..!!” Ucapan Lia membuat alka tersedak dan batuk, sampai memgeluarkan air mata dan matanya memerha. Alka tersedak kuah mie instant yang sedang ia makan. “Ishh... mas Alka makanya kalau makan hati-hati, baca bismillah.” Ucap polos lia “Gue kesedak karna denger omongan lo!! Ya kali mau ngasih kado pacar ke gue! Jangan aneh-aneh deh”. Jawab alka kesal. Eva yang mendengarkan pembicaraan kedua anaknya dari balik tangga tersenyum geli. “Lucunya mereka, coba Ayah masih ada ditengah-tengah kami, pasti ayah akan tertawa lepas melihat kelakuan mereka”. Ucap eva dalam hati. ... Waktu menunjukkan jam 5 sore. Dan kris sudah sampai rumahnya, dia menuju kamar dan mencari irene. Ia melihat irene yang baru keluar dari kamar mandi, badannya dililit handuk dan bagian rambutnya pun dibungkus handuk. “Kami sudah pulang sayang? Aku baru selesai mandi, kamu langsung mandi ya..” ucap irene. Kris senang karna istrinya sudah tidak mendiamkannya, apakah ini karna dress itu? Kris tersenyum memandangi istrinya yang sedang mengambil pakaian dalam di lemari. Ia ingin sekali memeluk istrinya dan mencium leher jenjang wanita itu, namun ia mengurungkan niatnya. Ia takut merusak mood irene. Kris menuju kamar mandi.. ... “Mas!!!!!!! Cepetannn!!!! Lama amat sih lo!!! Ditungguin mama!!!” ucap lia sambil menggedor pintu kamar alka. Alka langsung membuka pintu dan memarahi adiknya. “BERISSSIIIIKKKKKK!!!” Ia berjalan menuruni anak tangga yang disusul lia. Eva yang melihat Alka sudah terlihat tampan mengenakan setelan jas bahan silk warna dark grey dengan dalaman kemeja berwarna biru laut dan sepatu sneakers berwarna putih, langsung menghampiri anaknya dan sedikit membenarkan jas anaknya itu. “Udah siap? Yuk jalan, kita harus sampai di resto lebih dulu sebelum tamu undangan datang”. Ajak eva kepada kedua anaknya. Mereka berjalan keluar rumah dan masuk kedalam sebuah mobil jeep berwarna hitam. Merek tidak ingin menggunakan supir, alka ingin menyetir sendiri. “Mama Cuma undang keluarga aja kan?” tanya alka “Ada beberapa orang kantor yang mama undang, dan sahabat-sahabat kamu” “Loh mama ngapain sih undang orang kantor Ayah!!?” “Ya gak apalah mas! Anggap aja ini jadi ajang mengakrabkan diri antara kamu dengan mereka”. Alka hanya menggelang tak percaya dengan semua rencana konyol mamanya. ... .... .... Maaf yaa telat up! Lagi seru nonton olimpiade tadi siang hehehe. Maklum deh, volly team poland main, mau gak mau nemenin papa nonton dulu tadi siang. Nanti malam aku UP lagi sekitar jam 11 malam.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD