Bab 16

1540 Words

Aira melihat kandang sapi perahnya yang tampak kotor. Orang kepercayaan Gibran sedang membersihkannya. Dia meminta bibi untuk memberikan makanan dan minuman. Karena memang pegawainya itu berangkat pagi pulang sore. Jangan tanya berapa gajinya, Gibran yang mengurus semuanya. Dia tadi telat sehingga memutuskan tidak berangkat kerja saja. Rasanya malu jika masuk dalam keadaan telat apalagi dia istri seorang boss. Tak baik mencontohkan karyawan seakan mentang-mentan istri pemilik perusahaan berangkat seenaknya. Dia tak mau hal itu terjadi. Lagipula jika dia tak masuk sehari Gibran juga tak masalah karena lelaki itu sebenarnya ingin dia istirahat di rumah sampai bayi ini lahir. Beginilah menikah jika sefrekuensi. Lebih menyenangkan walaupun memang tanpa adanya cinta. Merasa bebas berbicara,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD