Bab 18

1298 Words

Sudah lima bulan semenjak Aira hamil, Gibran masih saja bersikap tak peduli. Semenjak dua bulan kehamilan Aira pun lelaki itu memilih sibuk dengan pekerjaannya. Sering ke luar kota bahkan pulang malam dengan alasan banyak kerjaan. Aira pun memutuskan apa-apa dia tak akan meminta tolong pada Gibran. Menahan rasa sedihnya sendiri berjuang atas kehamilannya. Untung saja mama mertuanya yang perhatian itu seminggu datang ke rumahnya sebanyak 4 kali. Beda dengan kedua orang tuanya yanga sebulan sekali datang ke rumahnya. Padahal perjalanan hanya 2 jam saja. Namun, dia memaklumi karena mungkin memang orang tuanya sudah tua dan memiliki urusan yang lainnya. Setiap hari dia tetap bekerja, menjaga pola makan dengan baik supaya bayi yang dia kandung sehat. Dia juga rutin meminum s**u ibu hamil. Ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD