Bab 14

1027 Words

Aira berjalan dengan lesu menuju meja makan. Dia menatap beberapa makanan yang sudah dihidangkan. s**u ibu hamil pun sudah dibuat oleh Gibran. Ada sayur sop ayam, ada tempe dan tahu goreng, ada roto tawar dan selai coklat, ada bubur kacang hijau, ada banyak jenis buah-buahan. Dia menggelengkan kepala. Banyak sekali makanan yang dimasak.  Hari ini dia bangun agak kesiangan. Berangkat kantor tentunya telat. Sudah jam 7 kurang 20 menit. Entah jam berapa pembantunya memasak. Memang tampak ruang tamu belum dibersihkan. Sepertinya hanya dapur saja yang sudah dibersihkan. "Nyonya, silahkan makan!" "Terima kasih, Bi," ucap Aira dengan senyuman manis. Gibran pasti sudah berangkat ke kantor di pagi hari. Lelaki itu bilang banyak pekerjaan apalagi banyak project baru yang hendak dilaksanakan. Ban

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD