40

1137 Words

Nana meringkuk dengan tatapan kosong, benar - benar suram dan terkurung. Entah jiwa, entah raga semua seperti ada ikatan yang mencekik. Nana terkurung cinta masa lalu dan kini dia di kurung raganya oleh orang yang merusak masa - masa indah SMAnya. Nana menyeka air matanya dengan kasar, suara derap kaki membuatnya harus mengosongkan pikiran agar tidak menangis. Pintu terbuka, Jeno masuk tanpa menatap Nana lalu berlalu ke kamar mandi. Jeno membersihkan diri lalu kembali keluar dengan celana bahan tanpa atasan. Jeno memang tidak bisa tidur dengan kaos melekat di tubuh atasnya. Nana menggeliat bangun, posisinya terlalu memakan banyak ruang. Takutnya Jeno tidak kebagian. Jeno merangkak dengan melempar asal handuknya lalu meraih Nana agar merebahkan kepalanya di d**a Jeno. Keduanya diam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD