39

1176 Words

       Dion menatap pesan masuk di ponselnya, perempuan ini memang tidak pernah menyerah. Sudah berapa kali Dion menolak tetap saja terus mengiriminya pesan. Statusnya dengan Melodi pun sudah menyebar dan sudah banyak orang tahu tapi perempuan itu seolah menutup kuping. "Kak ~" rengek Melodi yang kini berjalan ke arah Dion yang sedang duduk di ruang tamu. Dion mendongkak seraya mematikan ponselnya."Hm? Kenapa lagi?" tanya Dion seraya mengusap pipi Melodi setelah gadis itu duduk di sampingnya. "Masa pesen jaket ini warnanya merah eh dateng warna hijau, ga suka~" rengeknya kesal dengan manjanya. Dion masih saja tidak percaya kalau gadis yang suka layang - layang itu kini merengek manja padanya. "Yaudah, beli di toko lain atau mau beli langsung?" tawar Dion dengan memeluk Melodi gemas.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD