Author POV "Silahkan duduk Pak Noah." "Panggil Noah aja, umur kita gak beda jauh." Rayn mengangguk paham. Benar umur mereka tidak terlampau jauh jaraknya, bahkan mungkin Noah lebih muda darinya. Namun sebagai bentuk formalitas tentu saja Rayn harus menggunakannya, apalagi ia tahu betul siapa Noah yang namanya sudah sering melalang buana di dunia perbisnisan. Hari ini sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan, Noah bertemu dengan Rayn di sebuah launge setelah kepulangan Rayn dari Austria untuk urusan pekerjaannya. Awalnya Rayn bingung mengapa rekan kerjanya yang bernama Oka mengatakan bahwa seorang Noah Arlando ingin menemuinya, padahal selama ini ia susah payah menyusun strategi marketing agar usulan kerja sama perusahaannya bisa menembus perusahaan Noah, tapi tidak pernah berhasil. H

