Part 24

1851 Words

Noah POV "Makasih ya Noah udah mau antarin aku, aku lega anak kita gak kenapa-kenapa." "Berhenti gunakan kata anak kita, karena sampai kapanpun itu bukan anak gue!" Gue menatap Angel tajam, sangat tajam bikin dia langsung mengalihkan pandangannya dari gue. Baru rasainkan lo di tatap sangat tajam setajam silet. "Kalau bukan Luna yang minta, gue juga gak bakal mau." "Kenapa sih kamu gak bisa terima anak ini? kamu pikir aku senang kayak gini? aku harus relain karier aku sebagai model buat mengandung anak kamu." Gue pengen muntah banget sekarang rasanya dengar omongan dia. Lihat aja, apa sebentar lagi dia masih bisa ngomong gini setelah gue tahu siapa ayah dari anaknya itu. Tapi kali ini gue harus main sedikit lebih halus, gue tahu Angel adalah cewek yang licik. Kalau gak licik gak mungkin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD