Akhir pekan ini, Brahm meminta Karina menemaninya untuk menghadiri acara pernikahan anak dari salah satu rekan bisnisnya. Sebagai seorang CEO, kehadiran Brahm tentu membawa nama perusahaannya. Pertama kalinya Karina akan menemani suaminya pada sebuah acara resmi. Karina sedikit kesal karena gaun yang ia kenakan adalah pilihan Brahm. Bukan karena Brahm yang memilih, tapi dari sekian banyak gaun yang ada di walk in closet Karina, semua dilarang oleh Brahm dengan alasan terlalu terbuka, terlalu pendek, terlalu panjang belahannya dan lainnya. Sampai akhirnya Brahm memilih sendiri pakaian yang ia beli hari itu juga tanpa meminta persetujuan Karina. “Ngak sekalian aja beli karung, ngak mahal tuh tinggal bolongin terus dimolosin. Selesai.” Brahm terkekeh gemas melihat kicauan protes Karina han

