Akhirnya pekerjaan Brahm selesai juga. Dilihatnya jam pada layar komputer menunjukkan hampir jam 9 malam. Kemudian ia mematikan komputer dan bergegas masuk ke kamar untuk bermanjaan dengan istrinya. Saat membuka pintu, ia tidak menemukan Karina berada di dalam kamar, namun telinganya menangkap suara istrinya sedang marah-marah. Perlahan Brahm mendekati arah suara untuk mencari tahu dengan siapa Karina berbicara, pastinya Karina sedang menelfon seseorang karena hanya terdengar suaranya saja sampai aku benar-benar mendengar jelas perkataan Karina yang kuyakini ia sedang berbicara dengan mantan suaminya. “Siapa yang bilang aku akan melepaskannya. Dengar, Charles, aku tidak akan melepaskan laki-laki seperti Brahm dan memilih kembali sama kamu. Kamu dan Brahm itu bagai langit dan bumi jauhnya

