Kunjungan Mendadak-1

2312 Words

Kunjungan Mendadak Tok. Tok. Tok. Suara ketukan di pintu kamarku, benar-benar mengganggu acara kencanku sama guling. Berusaha abai, aku malah semakin mengetatkan pelukanku pada MasGul. Tok. Tok. Tok. Suara ketukan pintu menjadi semakin keras. “Arggh.” Aku menggeram frustasi. Mau tak mau aku jadi terbangun. Tok. Tok. Tok. Secara kasar, aku mengacak-ngacak rambutku, melempar MasGul dan menatap nyalang pada pintu. Tok. Tok. Tok. Lagi, pintu kamarku diketuk dengan sangat keras. Aku mengembuskan napasku kasar. Dalam hati mengumpati siapa pun yang mengetuk pintu. “Dasar kurang garam. Gak tahu apa, aku capek banget habis kerja rodi kemarin. Beneran dah, siapa pun yang ketuk pintu aku kutuk dia. Kalau cewek kujadikan saudari kalau cowok kujadikan suami.” Tok. Tok. Tok. “Ya ya ya, aku b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD