Si Rapuh Yang Berpura Kuat

1129 Words

"Ndu, kamu nyogok Pak Bowo, hah!!" "Nyogok? Gimana maksudnya?" Rindu dibuat bingung oleh pernyataan Irhen yang tiba-tiba menghubunginya tanpa basa basi dan langsung menanyakan hal yang ia tidak pahami sama sekali. "Dia minta aku bilang ke kamu kalo kamu bisa masuk dua atau tiga hari lagi dan enggak masalah. Tolong garis bawahi bagian ENGGAK MASALAH!" "Kok bisa?" Bukan hanya Irhen yang terkejut tapi Rindu juga, ia bahkan tidak berkomunikasi dengan Pak Bowo sejak hari di mana ia tidak masuk untuk bekerja. "Nah!! kok bisa?" Rindu menoleh pada pria di sampingnya yang tengah sibuk dengan kemudi. Ia tahu jawabannya pasti pria ini. "Di depan belok kiri!" perintah ayahnya Rindu dan Chris dengan sengaja menjawab sambil menoleh pada gadis di sampingnya agar Irhen bisa mendengar suara Chris den

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD