Gadis itu terlihat kesusahan, menyantolkan tas di pundak kanannya dengan tangan memegangi kostum yang menjuntai hingga beberapa kali terinjak oleh wedgesnya. Lalu tangan kirinya memegangi paper bag. Ia mendesah pelan, tak ada yang dapat dimintai bantuan karena semua orang sibuk dengan kegiatan masing-masing. Seharusnya tadi ia meminta bantuan Reno dan Gavin untuk membawakan barang-barangnya. Divia pamit terlebih dahulu karena sudah dijemput kekasihnya. Kalau saja hubungannya dengan Nathan masih- Dinda menggelengkan kepala. Menepuk wajahnya untuk menyadarkan diri. Namun naas, hal tersebut malah membuatnya menginjak kostum yang tanpa sengaja ia lepaskan pegangannya. Tak bisa menjaga keseimbangan, Dinda terjerembab dengan paper bag terlempar jauh. Beruntung keadaan koridor sedang sepi sehin

