___ Bukan cuma bos saja suka ngatur, doi bos lebih parah ___ Kami mendekam di kubikel, pura – pura menyibukkan diri agar terhindar dari masalah besar. Misteri kepergian Arkan dan Mas Ardi masih belum terungkap, sebab kalau pernikahan. Lena, tunangan si – bos ada di kantor sebelum jam masuk kerja. Aku berdehem, berkali –kali mencuri pandang ke ruang Arkan. Ada desiran aneh setiap aku menatap tunangan si – bos. Terkadang senyum sendiri, seperti menemukan beberapa persamaan. " Mbak Andini." Panggilan padaku, entah sejak kapan Lena sudah berdiri diambang pintu." Ke ruangan bentar." Gaya memerintah udah seperti bu bos, padahal masih calon lho ya. Aku mengangguk." Oke." Bingung harus memanggil apa. " Siapa biasanya Mbak? Gue baru pertama kali sih ini." Tanyaku pada Mbak Talita. " Bu bos?

