Satu minggu sudah Ashana tinggal di rumah kedua orang tuanya. Selama itu pula wanita itu belum juga membuka suara dan memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya dan sang suami. Kedua orang tuanya pun tak berani bertanya. Bosan hanya di rumah, wanita itu pun datang ke kelas memasak. Sudah begitu lama ia absen dan melewati banyak materi pembelajaran. Tentang pengakuan perasaan yang disampaikan Mahendra saat itu, Ashana tak ambil pusing. Hubungan mereka masih baik, sama seperti sebelumnya. “Lama nggak kelihatan,” sapa Mahendra saat melihat Ashana yang masuk ke kelas. “Kabar kamu baik, kan?” “Baik, kok. Kenapa? Kelihatan nggak baik?” sahut Ashana sambil diselingi dengan tawa. Mahendra menggeleng dan membalasnya dengan senyuman. “Aku sudah kelewatan banyak materi. Nanti urusan b

