Andara: Maaf ya, Andara

1511 Words

Kelas pagi ini kosong. Setelah melalui masa class meeting yang menyenangkan akhirnya kami harus fokus dan kembali pada pembelajaran. Tiga minggu lagi UTS, wajar jika kami harus segere menyelesaikan materi sebelum UTS datang. Namun pagi ini, kelas Bu Indah kosong, kami harus mencatat materi untuk pertemuan ini. Dan yang menyenangkan Romeo atanya mau menraktir gue. Ya meskipun sebenarnya gue yang maksa minta ditraktir sih, tapi its okay. Romeo mau dan nanti gue ketika istirahat bakal pergi ke kantin bareng. "ANDARAA! Nih." teriak Rohman. Gue kaget dan langsung menoleh, namun dalam hitungan sepersekian detik ada hal yang mengenai pelipis gue. Rasanya sakit. PLETAK! Gue yang menyadari akhirnya langsung berteriak. "ROHMAAAAAAN!!!" Seluruh kelas menoleh ke arah gue. Suara gue memang begitu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD