4.bayi??

559 Words
# Di sebuah jalan setapak yang berada di area puncak, tampak seorang wanita yg masih kelihatan remaja berjalan menuju sebuah vila besar yg saat itu tengah ramai orang kerena sepertinya vila tersebut sedang berlangsung pernikahan sederhana yg lebih berkesan elegan. Wanita itu juga tampak sedang menggendong seorang bayi perempuan yg kemungkinan telah berumur 2 bulan lebih dan sebuah tas gendong yg berisi peralatan sang bayi. Wanita itu berjalan hingga menemukan tempat duduk yg berada dekat dengan vila itu. Entah apa yg di tunggu wanita itu hingga acara yg diadakan oleh vila itu pun selesai saat menjelang malam. Sampai tengah malam wanita itu masih berada disitu, vila itu juga tampak sepi dan tak lama kemudian wanita itu bangkit dari duduk nya dan menuju vila dengan mengendap-ngendap seperti maling hingga sampai didepan gerbang vila yg dijaga oleh satpam yg tampak nya sedang tertidur. Wanita itu pun meletakkan sang bayi yang ada di gendongannya didepan pagar setelah menyelimuti bayi dengan selimut tebal karena udara yang sangat dingin saat malam hari dan menyelipkan sepucuk surat yg ditulis tangan di balik selimut Dan sebuah kalung bertuliskan kan namanya yg ia pakai sebagai tanda Kelak bila ia akan menemui kembali sang anak Setelah itu, wanita tersebut pergi setelah memencet bel gerbang yg satpam nya masih tertidur tak menyadari kedatangan dan kepergian wanita itu. "Maafkan mama nak, mama akan menjemput mu kelak ketika mama tidak ataupun berhasil mencari ayah mu yg entah di mana sekarang. Mama tak membenci mu atau membuang mu nak mama hanya ingin menitipkan dirimu pada orang yg berada di vila ini untuk menjaga mu, karena mama belum sanggup menjaga mu seorang diri tanpa sosok ayah untuk mu. Mama yakin nak mereka orang yg baik dan akan menjaga mu dengan baik. Selamat tinggal nak mama akan menjemput mu kelak" wanita itu pergi seraya berkata lirih dan mengecup kening sang anak sebelum benar- benar meninggalkan bayi itu. ### Oeek.. Oekk.. Pukul 2 malam suara tangis bayi terdengar dari balik pagar villa yang menjadi tempat resepsi pernikahan Nissa dan Pian hingga terdengar ke telinga sapam yang tertidur. Satpam itu pun terbangun dan membangunkan teman satpam lainnya. "sep, asep bangun sep" "apa tang" "itu di luar pagar ada suara bayi" "bayi apaan tang? ngigo ah kamu sep, Oh atau itu suara dedemit" "jangan nakutin atuh sep tapi ini tuh suara bayi beneran, coba deh dengar lagi ah iya lah kita tengok dulu ya" Oek.. oeekk.. "Iya sep bayi siapa itu, kita samperin ayo!" setelah perdebatan yang sederhana itu kedua satpam itu pun menghampiri asal suara yang berada di luar pagar villa. "astagfirullah ini teh bayi siapa Asep kok ditinggal di sini ya" iya kasihan kita bawa ke tuan aja ya, ayo kamu gendong bayi itu" "iya kamu bawa itu kardusnya" Mereka pun langsung membawa bayi itu beserta kardusnya dan menuju ke pintu utama villa dan membangunkan sang pemilik villa yang Nisa dan Pian dan para orang tua. #### Setelah sekian lama aku update lagi Yeay. Ada yg nunggu gk? Kalo ada maksih ya dan maaf baru update hehe.. Terus aku maaf juga kalo pendek part ya hehe Aku minta vote+ coment boleh ya.. Minal aidzin walfaizin mohon maaf lahir dan batin, maaf kalo ada kata-kata dalam cerita aku yg nyinggung perasaan kalian yg baca ya. Sekali lagi mohon maaf lahir dan batin selamat menyambut hari raya idul Fitri. ( ◜‿◝ )♡ Seri Rahayu
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD