Inggrid melambai kala melihat mobil Diana bergegas pergi. Setelah dirasa semuanya aman, Inggrid langsung mengubah ekspresinya. Tanpa perlu mengetuk pintu dia langsung masuk ke kediaman anak laki-lakinya. Senyumnya mengembang dengan liciknya saat suara perdebatan terdengar semakin keras dan nyata. “Kamu b******k, Mas!” “Anggun, aku bisa jelasin,” “Apalagi yang mau kamu jelasin, Mas? Satu kata itu udah cukup mendeskripsikan semuanya. Kamu selingkuh!” “....” “Kamu yang minta aku jangan ninggalin kamu, tapi nyatanya kamu yang ninggalin aku. Inikah balasannya untuk kesetiaan aku ke kamu?!” “....” “Aku nggak akan ninggalin kamu. Kamu bakal tetep jadi istri aku.” “Dan kamu pikir aku masih mau jadi istrimu? Jangan mimpi, Mas!” Pertengkaran hebat itu terdengar nyaring sekali. Seringaianny

