Laith, Aku sekarang jadi heran, kenapa aku membiarkan Biani bersikap sesuka hatinya ya? Sebenarnya dibanding kehilangan rumahku, kalau aku tidak menyukai perbuatan dia. Aku bisa dengan mudah pergi. Aku malah semakin nyaman berada di sampingnya. Terkadang aku memikirkan sesuatu yang aneh, aku tidak akan mengatakan apa itu, karena aku juga tidak terlalu yakin dengan perasaanku sendiri. Biani tidur sambil menindihku, aku memejamkan mataku lagi. Aku tak bisa tidur karena ingatan akan dia mencium bibirku di depan orang-orang. Kencan buta yang sepenuhnya gagal, pastilah akan menjadi bahan pembicaraan semua yang ada di sana. Kenapa dia melakukan itu, ya? Apa jangan-jangan Biani cemburu? Ah mana mungkin. Masa dia cemburu pada orang macam aku? Memangnya aku siapa, kalau dibandingkan dengan Bian

