Bab 34

1037 Words

Gasp! Tatapan mata devan setajam elang yang mengincar mangsa. Napas Nara ikut tercekat hebat sampai-sampai di selangkanya ikut cekung, sementara matanya berkedut kecil. "Tidak kenapa-kenapa," sela Nara cepat, berusaha menyingkirkan tangan Devan. "Apa kamu coba buat bunuh diri?" Tanya Devan, penuh menelisik. Nara menggeleng kuat, "enggak, enggak sama sekali. Buat apa aku melakukan hal itu?" Sanggahnya. "Jadi, kenapa?" Devan butuh jawaban. Nara merasa gugup, dia harus menjawab Devan lebih dulu atau mungkin Devan malah akan mencecarnya lebih jauh. Otaknya mendadak beku, apalagi sorot mata dingin pria itu begitu dekat seolah bersiap untuk menelannya ke dalam samudera yang dingin. Nara kesulitan bernapas. "Emh ... Gatal," bisiknya lirih. Kepalanya tertunduk, takut kalau Devan malah jadi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD