Dina dan Zea masuk ke toko untuk mencari kado buat pernikahan Rosa. sudah lama kesana kemari tetap saja belum ketemu yang cocok
"ma .. maukah kita ini mau membeli apa sih?" rengek zea yang sudah capek mondar-mandir kesana-kemari.
"Udah diam saja ntar juga tahu" ucap Dina. Mata Dina melihat lihat baju tidur yang begitu cantik menurutnya, ini akan cocok buat Rosa. zea yang udah capek memilih untuk diam dan menerima saja apa yang diterima mamanya.
"Nah ... ketemu juga yang dicari" ucap Dina menunjukkan gaun tidur super seksi pada putrinya. zea terbelalak kaget gak nyangka barang yang dicari mamanya sejak tadi.
"Iiiiihh ..... mama genit banget sih, masak mama mau terima kasih kado Tante Rosa baju ini" ucap zea.
baju tidur yang dibeli Dina sangat tipis jika dipakai pengantin baru sih ... eh ehemmm .... lanjutin sendiri deh ceritanya.
"Eh ... kamu itu masih kecil mana tahu barang bagus begini, ... barang seperti ini yang dibutuhkan Rosa, jadi ... pengantin baru kan mudah kepanasan, jadi perlu baju yang tipis biar ademmm" ucap Dina sedikit suka zea.
"mama ...." ucap zea cemberut.
"Heh ... asal kamu tahu ya, kado mama ini sudah termasuk baik hati. Rosa sudah jauh lebih usil dari mama, kamu tahu nggak kadonya apa?" ucap Dina.
"emang apa ma?" tanya zea penasan.
"1 kotak Sutr * sama pompa mini" bisik Dina ditelinga zea. Sutr * adalah merek alat kontrasepsi untuk pria.
"Ha..ha ... Tante Rosa Benar-benar ya usil banget, emang mau lomba tiup balon buk" zea tertawa terkekeh sampai perutnya sakit.
zea dan Dina menuju kasir untuk membeli belanjaannya, lalu pulang ke rumah.
**
Pesta pernikahan Tante Rosa
semua tamu undangan sudah hadir. Dina dan bantu baru saja datang langsung untuk memberikan selamat datang atas pernikahan mereka.
"Selamat ya Rosa ... temanku tersayang, akhirnya temanku laku juga" ucap Dina memberikan bungkusan kado.
"sial Lo .... isinya apa nih, jangan-jangan Lo mau bales dendam ke aku ya ... ??" ucap Rosa. yang tertawa karena ingat kejahilannya dulu.
Rosa mempersingkat semua tamu undangan untuk menikmati sajian yang ada, sementara itu zea berkeliling sementara. melihat jatuh hati pada bunga cantik di taman depan rumah Tante Rosa.
"Apa yang kamu lihat sampai bengong kayak gitu" ucap Zack yang datang dari belakang zea.
"Eh ... kamu kok di sini" ucap zea bertanya pada Zack.
"inikan ... pesta pernikahan tanteku, tentu saja aku harus disini" ucap Zack.
"Jadi .. Tante Rosa itu, Tante kamu" ucap zea. Zack menganggukkan kepala mengiyakan.
"Aku ... aku ikut dulu ya" ucap zea meluncur-buru. Entah bagaimana jika ia dekat Zack jantungnya berdetak kencang seakan mau lompat dari dalam dadanya.
saat zea melangkahkan pergi tiba-tiba zack diundang
"zea tunggu ...
Zea yang deg degan tidak bisa dikompilasi dengan baik. kompilasi Zackie diaktifkan oleh reflek terbalikkan dengan cepat sehingga terhuyung dan hampir jatuh.
Zack yang merintangi semua dengan .... berjalan Zack melingkar dipalikan zea menahannya agar tidak jatuh, posisi mereka saling berhadapan sekarang.
deg deg deg jantung zea yang masih saja bengong.
"Heh non ... pegel nih" ucap Zack.
"maaf .." ucap zea meluruskan badannya agak berdiri tegak. kompilasi zea ingin membalikkan badan ternyata kalung yang ia pakai tersangkut dikancing kemeja Zack.
"Ah ... susah baget sih" ucap Zea. Zack berusaha membantu.
Dari dalam Rosa tidak sengaja bertemu dengan seksama.
"Kayaknya kalian harus memesan deh" ucap Rosa untuk Dina dan Zulia yang disampingnya ada suami mereka masing-masing.
"Maksudmu apa" tanya Dina penasaran.
"itu ... lihat mereka berdua lagi ngapain" ucap Rosa menunjukkan zea dan Zack. Posisi mereka yang terlalu dekat membuat orang yang melihat menjadi salah paham.
"Apa ..." Ucap Zulia dan Dina bersamaan (mode pura-pura pingsan). suami mereka langsung membawa mereka duduk dan minum.
"akhirnya bisa lepas juga" ucap zea.
"iya..lepas juga" tambah Zack.
Zack dan Zea berjalan masuk ke rumah Tante Rosa. sesampainya di dalam mereka melihat orang tua mereka masing-masing.
"Lo pa ... mama kenapa?" tanya zea melihat keadaan mamanya.
"
Steve juga melakukan hal yang sama. mereka akhirnya sama-sama pamit untuk pulang ke rumah masing-masing.
----- + - ***** - + ------
Jangan lupa LIKE & FOLLOW
baca juga "CEO DINGIN: ISTRI KESAYANGAN SANG CEO" ya ....