Sudah seminggu sejak kepergian papa tapi aku masih saja menyesali kejadian tersebut. Kejadian waktu aku meminta Rama untuk menyiapkan mobil, kejadian waktu aku menerima telephone dari perusahaan, kejadian waktu aku meninggalkan papa sendirian. Aku tahu aku tidak sepantasnya seperti ini, aku harus kuat agar mama juga kuat, tapi itu tidak semudah yang aku bayangkan. Saat ini akulah yang paling terpuruk. Rama tidak pernah absen untuk menemaniku, bahkan dia salah satu orang yang membawa keranda papa menuju tempat peristirahatan terakhirnya. Selama seminggu ini Rama tidak banyak bicara, ia menunjukkan rasa empati melalui semua perbuatan yang ia lakukan untuk keluargaku. Di hari kematian papa, semua keluarga serta kolega datang untuk menyampaikan rasa duka cita. Saat itu juga aku sadar, mau seb

