Bagian Dua Puluh Empat

1275 Words

“RANIAAA!!! RANIA!!!” Seseorang mengetuk pintu kamar sambil meneriakan namaku, dengan keadaan yang masih setengah sadar, kubuka pintu kamar. “Kenapa sih, ma?” tanyaku dengan mata yang masih setengah terbuka. “SELAMAT RANIA KAMU LOLOS DI UNIVERSITAS INDONESIA.” Aku? Lolos? “Aduh ma, Rania masih ngantuk jangan bercanda deh.” “Bener sayang, mama gak bercanda, nih liat tulisannya.” mama menyodorkan ponsel miliknya. Layar ponsel mama menampilkan sebuah laman website pengumuman seleksi Perguruan Tinggi Negeri, langsung kuperhatikan dengan cermat tulisan di dalamnya. Layar itu menampilkan sebuah tulisan yang menyatakan bahwa aku lulus di Universitas Indonesia jurusan Sastra Mandarin. “ALHAMDULILLAH YA ALLAH, RANIA LOLOS, MAA! RANIA LOLOS!” aku mendekap tubuh mama dengan sangat erat. Setel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD