Ica terbangun karena mendengar suara Ibunya yang membangunkannya.
Ica,....
Ica kamu tidak apa-apa kan sayang,...
Mama,
aku mimpi buruk lagi ma.
Jangan takut sayang, mama ada di sini.
Sayang tenangkan dirimu. Mama selalu ada di sini untukmu.
Iyah,...ma
Ica nggk takut lagi. Mama harus tidur bersama Ica, Ica tidak mau sendiri mah.
Baiklah..., mama akan temani kamu tidur.
Besok semuanya baik-baik saja.
Setibanya hari esok Ica bangun dan mamanya telah bangun lebih dulu. Mamanya membuatkan sarapan pagi untuknya sebelum berangkat ke sekolah.
selamat, pagi anak mama....., sudah bangun?. Ayo sayang kamu mandi dulu setelah itu kamu sarapan pagi ya.
pagi, ma..
Sebelum mandi Ica memeluk mamanya dan mamanya mencium nya. Itu adalah kebiasaan yang mereka lakukan setiap pagi.
Mamanya merapikan tempat tidurnya dan meninggal Ica sendiri di dalam kamar. Karena Ica sudah bisa mandiri sendiri tanpa meminta bantuan mamanya untuk memakai bajunya atau tas sekolahnya.
Setelah semuanya siap, Ica berlari ke tempat ruang makan.
Anak mama sudah cantikkk,
iya donk mah... aku kan gadis yang paling imut... hahhahha
Ica..., sangat bahagia dengan ucapan ibunya.
Dia sarapan pagi bersama mamanya.
Enaknya.... yumm yummy...
lahap banget ya sayang makannya,
Mama senang kamu cepat tumbuh.
Iya..mah, setealh aku besar aku akan jadi anak mama yang paling cantik..
heheh....
Benar sayang kamu harus lebih banyak makan agar cepat tumbuh besar.
Benar ma..., aku juga ingin kita selalu bersama.