Keadaan keluarga Ica dan keuangan mereka kurang baik. Ibunya sedang sakit dan butuh obat dan biaya hidup yang cukup. Ica bekerja di sebuah toko Coffe Dia bekerja di bagian bar, kadang dia lembur dan pulang tengah malam.
Bossnya sangat baik dan sangat membantunya. Ica adalah kepercayaan bosnya, jadi saat bosnya liburan selama satu bulan dia di minta menjaga toko fulltime. Jadi, Indah pulang ke rumah cuman memasak buat ibu. Setelah itu dia kembali ke toko. Sebenarnya dia bukan sendiri akan tetapi kepercayaan di berikan kepadanya sehingga dia menjaga kepercayaan itu. Dia di bantu oleh Reja dan Siska, mereka sangat dekat.
Kak Ica kami pulang duluan ya?
Siska dan Reja pulang karena sudah waktunya mereka pulang.
Iya, kalian hati-hati di jalan.
Ica merapikan dan menghitung income dan barang kosong. Karena Ica tidak mematikan lampu karena terlalu sibuk pintu di kendor-kendor dari luar.
Siapa sih, Ini sudah jam berapa?
Ica melihat jam tangan sudah jam 1 malam, suasana begitu hening dan terus-terusan pintu di ketuk tapi tidak ada suara.
Kemudian Ica mencoba mematikan lampu dari dalam sehingga nampak sosok tubuh hitam dari luar membuat Ica takut dan penyakit masa kecilnya lagi. Setelah beberapa jam kemudian dia bangun telah ada dalam kamar.
Aku ada di mana?
Ica sedikit pusing dan dia mencoba mengingat yang terjadi.
Oh my God.
Tadi, tidak. Aku harus kabur sini
Setelah kabur dari tempat itu dia berjalan menusuri jalan yang nggk ada arahnya.
Ica ketakutan karena masa kecilnya dulu terulang kembali.
Paginya dia pergi dan melewati malam itu, Ica kembali kerumah sebelum berangkat kerja.
Ibunya khawatir kepdanya karena nggk pulang semalam.
Nak, kamu baik-baik saja kan?
Tanya ibunya yang memperhatikannya.
Aku baik-baik saja Ibu.
Jawab Ica agar ibunya tidak khawatir tentangnya.
Ica membersihan tubuhnya setelah itu dia menyiapkan sarapan pagi untuk ibunya.
Ibu, atap sarapan....
mereka sarapan berdua dan menikmati pagi seperti biasanya.
Sayang kamu jangan terlalu lelah untuk bekerja kamu juga butuh istirahat yang cukup.
Ibu, yang istirahat yang cukup, agar cepat pulih. Aku baik-baik saja Ibu.
Indah tersenyum bahagia agar ibunya tidak cemas terhadapnya.
Nanti malam cepat pulang ya sayang, jangan buat ibu khwatir lagi?
Ica akan usahain agar cepat pulang ya ,Bu.
Ibu sayang banget samamu.
Ica juga sayang Ibu.