Di dalam kamarnya yang sangat nyaman kini Hye Sun tidak lagi bisa bersantai. Ia sedang tidak memiliki waktu untuk kembali bersedih. Entah kenapa sejak ia mengatakan bahwa ia akan berhenti mencintai Benjamin, duri didalam dadanya serasa tercabut perlahan. Rasanya sakit namun jauh lebih lega daripada saat ia hanya menanggung beban itu sendirian. Sekarang pikirannya bertambah bagaimana ia mengatakan pada kedua orang tuanya bahwa Hye Sun ingin menerima perjodohan ini. Lee Hye Sun sendiri belum tahu alasan mengapa ia menerimanya. Jika difikirkan Hye Sun tidak mendapatkan jawabannya tapi sikap Dae Hyun tempo hari membuat dirinya memikirkan keputusan ini terus menerus. Asisten rumah tangganya mengetuk pintu dan hendak masuk kedalam untuk membereskan kamarnya seperti biasa. Hye Sun mengangguk, i

