CHAPTER 21 - KEHILANGAN SANG PELANGI

2120 Words

Hawa dingin kembali merambat kedalam sela-sela tubuh Nora. Seusai ia bercinta dengan Benjamin, lelaki itu memilih membersihkan diri dan langsung tidur dengan alasan sangat lelah. Berucap terima kasih dan selamat malam saja tidak. Nora mengepalkan tangannya, ia tahu bahwa semuanya sudah terlalu jauh. Entah bagaimana Nora bisa memutar balikkan keadaan. Kakinya seperti mengejar sebuah kereta yang mana mungkin berhenti hanya untuk mengangkut dirinya. Ia naik keatas tempat tidur dengan Benjamin membelakanginya. Berusaha untuk terlelap namun Benjamin tiba-tiba terlihat sangat tegang. Sesuatu pasti masuk kedalam mimpinya, Nora menyentuhnya dan membuat Benjamin tersadar. "Min-ah, apa kau baik-baik saja?" Benjamin mengangguk, sudah lama ia tidak merasakan sleep paralyze dan baru saja ia tidak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD