Bab 27. Kunanti Kinanti

1392 Words

Pendar waktu Padanya aku mengadu Tentang perih dalam bilik qolbu Yang kupaksa menepi karena rindu Untukmu yang kini berlalu meninggalkanku Sekian purnama kurasa pedih menjajakan rasa Ke mana kucari pengobat luka dan duka Seperti derita yang tak terkira Hanya bayangan belaka Menempa rahsa ______________ Kembali kubuka surat bersampul merah jambu itu. Tak ada kata yang kusuka, bagiku itu hanya aksara penabur luka. Seperti halnya hati ini. Rasanya memilih tak membacanya adalah tepat. Akan tetapi, apakah adil jika aku tak mau tahu isinya? Kandang sapi ini menjadi saksi bagaimana sakit yang terasa setelah membacanya. Perpisahan memang selalu membawa luka, kadang aku berpikir apakah adil ini untukku? Melaknat makhluk ciptaan Tuhan yang bersemayam dalam hatiku, aku tak mampu. Kinan ad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD