53. The Other Side

2245 Words

"Padahal kan aku sibuk banget. Banyak kerjaan yang harus kau lakukan ... " Rischa meneruskan omelannya tanpa bisa direm lagi. Sementara Bagas hanya mendengarkan sambil tersenyum-senyum sendiri. Anggap saja hiburan atau radio rusak. Apalagi ekspresi wajah gadis itu lumayan lucu kalau lagi ngomel begini. Setelah beberapa saat berlalu, kebekuan sudah mulai mencair. Bagas sudah mulai tidak sungkan lagi berhadapan dengan Rischa. Tidak kaget pula dengan celetukan ketus dan ocehan gadis itu yang tidak bisa direm. Sifat yang berisik dan cerewet banget. Jauh berbeda dengan dokter Ella yang kalem dan menenangkan. "Haduh papa, katanya mau mencarikan penggantinya Ella tapi kok yang gini amat? Beda banget Rischa sama Ella. Gak ada adem-ademnya malah si Rischa ini." Bagas hanya bisa membatin karena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD