52. Si Cewek Jutek

2004 Words

Detik-detik berjalan penuh kekakuan di dalam ruangan private imperial restoran. Berganti menit yang menciptakan kebisuan di antara dua orang pria dan wanita yang sedang duduk berhadapan di sana. Bagas dan Rischa sama-sama tidak ada yang membuka suara. Hanya saling melemparkan pandangan, mengamati dan menilai penampilan lawan pandang mereka. "Kenapa sepertinya saya pernah melihat anda ya?" Rischa yang kemudian memecahkan kebisuan. Dia berusaha mengingat-ingat dimana kira-kira pernah bertemu dengan Bagas. "Jujur saja, saya juga merasa tidak asing dengan anda." Bagas juga mengungkapkan apa yang ada di dalam pikirannya. Kembali sunyi beberapa saat. Baik Bagas maupun Rischa sibuk menggali ingatan tentang kemungkinan pertemuan mereka berdua. "Oh iya, anda kan dokter yang waktu itu di Rumah S

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD