"Huaaaaaaaah." Suara tangisan seorang anak membuyarkan kesibukan Ella yang sedang menemani Abhi dan anak-anak lainnya bermain. Ella mengedarkan pandangan ke arah datangnya suara. Dia mendapati seorang bocah lima tahunan yang sedang menangis di tepi taman. Ella mendekat ke anak kecil itu, kemudian langkahnya terhenti karena menyadari bahwa ada satu sosok tubuh lain di sana. Sosok yang sudah sangat dia hafal setiap inchi bentuk tubuhnya, Ardi. Dengan memasang ekspresi sedatar mungkin, Ella tidak menyapa Ardi. Malah lanjut berjalan menghampiri si bocah. Seolah Ardi tidak terlihat dan kasat mata. "Kenapa, Sayang? Kok nangis?" Tanya Ella kepada si bocah yang sedang menangis. "Tadi aku menendang bola, kena badan om itu ... Terus aku mau ambil bolanya. Tapi si Om malah melotot marah ..." Boca

