80. Ngambeknya Nyonya Pradana

1981 Words

Rumah dan keluarga adalah sebaik-baiknya tempat untuk pulang. Hal itu pulalah yang dirasakan oleh Ella hari ini. Saat segala pikirannya sedang kalut, yang ada di benaknya hanya pulang. Kembali ke rumahnya sendiri, rumah kedua orangtuanya. Ella menghela napas panjang mengamati layar ponsel di tangannya. Banyak sekali pesan dan panggilan tak terjawab di sana. Dari siapa lagi kalau buka dari Ardi, suaminya sendiri. Pesan yang berisi permintaan maaf dan ajakan agar mereka bisa berbicara berdua. "Enak banget kamu mau minta maaf? Sudah cukup aku selalu bersabar selama ini menghadapi kamu, Mas. Tapi kali ini kamu sudah sangat keterlaluan ..." "Padahal kamu dulu pernah berjanji untuk tidak mabuk-mabukan lagi. Lalu ini apa, kamu berpesta gila-gilaan semalaman? Entah apa saja yang sudah kamu laku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD