Villa Ini Sudah Siap Untuk....

634 Words
Luke menjalankan mobil perlahan dan hati hati. Ini bukan sekedar perjalanan … Ditatapnya sekilas gadis yang duduk diam sambil mempermainkan jemari di pangkuannya , “ Kita kemana ? “ Raisa menggeleng , “ Entahlah. “ “ Kamu tahu villa terbaru Sam ? “ “ Ya. “ “ Bisa ditempati untuk dua atau tiga hari ? “ “ Bisa … … “ sahut Raisa gamang. “ Kenapa ? Ada masalah ?” “ Ehm … . Sam menyiapkannya sebagai kejutan untuk Jessy, memintaku menatanya untuk mereka menghabiskan dua hari sebelum ke eropa. “ Luke memahami keengganan gadis itu , “ Cari tempat lain ? Atau ke rumahku ? “ “ Putuskan, aku gak tahu harus kemana. “ Luke mendesah , “ Dimana villanya ? “ Raisa menyebutkan alamatnya , “ Aku boleh tidur ? Aku nyaris tidak tidur semalam.” “ Tidurlah.” Luke mencoba berkonsentrasi menembus kemacetan akhir pekan. Tangannya terulur mengusap kepala Raisa yang segera tertidur dengan wajah lelah. Luke menghela nafas, sedikit merasa bersalah karena memaksakan rencananya, memanfaatkan momen yangmengguncang semua orang. Tapi ketakutan bahwa keluarganya akan berpikir ulang untuk mendekatkannya dengan Raisa dan kemungkinan gadis itu akan menjauh dari mereka semua dijadikannya pembenaran untuk mengambil keputusan ini. Raisa membuka mata ketika merasakan goncangan. “ Sorry, gak tahu ada lubang disana. “ Raisa mengguman , “Sudah dekat. Itu … “ ditunjuknya pagar besi berwarna hitam yang menjulang kokoh. Dari kejauhan bangunan putih yang memiliki banyak jendela lebar itu tampak anggun dan menenangkan, menyembul diantara rerimbunan pohon. “ Wow … Tempat yang tepat untuk menenangkan diri dan menyendiri. “ …. Terlebih untuk pengantin baru … Raisa tersenyum menyetujui , “ Sebentar aku bukakan pagar. Remote nya sudah tersimpan di mobil Sam. “ Raisa turun dan membuka pagar secara manual. Ditutupnya kembali setelah Luke memasukkan mobil dan menaiki tangga pendek menuju pintu utama. “ Tunggu. “ seru Luke saat Raisa membuka pintu depan, bergegas mendekati gadis yang menatapnya heran , “ Tradisi keluarga. “ diangkatnya tubuh yang seketika berpegangan pada bahunya. Tersenyum melihat Raisa menggigit bibir dan sibuk membuang pandangannya. Warna merah menyebar hingga ke leher jenjang itu.` Luke menyapukan pandangan dan dengan mudah menemukan kamar yang didominasi tempat tidur berukuran besar, membaringkan gadis itu disana dan duduk disampingnya. Mengutuki dirinya yang membayangkan apa yang bakal mereka lakukan seandainya pernikahan ini mereka jalani dengan proses yang wajar. Raisa bergegas duduk dengan gugup. Sama sekali tidak membayangkan Luke akan melakukan tindakan romantis itu padanya. Digigitnya bibir sambil mencegah pikirannya melayang kemana mana. Dan pikirannya diam ditempat saat melihat Luke duduk dengan tampang menggelap. “ Aku bikinkan minum. Makan malam ? “ Ada bahannya ? “ Raisa mengangguk dan beranjak ke dapur kecil di sisi lain bangunan , “ Kira kira kita bisa dua atau tiga hari disini tanpa kelaparan dan tidak perlu kemana mana.” Ditepuknya mulut menyadari pikirannya mengarah saat semalam dia bersama Crist dan Dina membereskan tempat ini. “ Siapkan masakan siap saji saja, pasti mereka terlalu sibuk untuk memasak.” Dina terkikik “ Yang ini bisa bikin sedikit melayang. “ Crist mengangkat sebotol sampanye. “ Cukupkah ? Mereka pasti mudah kelaparan setelah menguras energi ?” timpal Raisa “ Ada apa ? “ Luke mendekati Raisa yang membuka lemari es dengan wajah memerah. “ Gak … .. gak ada apa apa. “ sahutnya gugup. “ Siapa yang menyiapkan ini ?” dipandanginya lemari es yang penuh dengan aneka makanan yang mengundang imajinasi romantisnya. Dialihkannya perhatian ke sekeliling dapur. Lilin, bunga, aroma therapy, sampanye, buah, coklat … Berdehem saat pandangannya bertemu dengan Raisa. Serentak keduanya membuang muka dengan jengah. “ Sam siapkan ini ?” “ Dia minta tolong aku … dan Crist juga Dina. “ lanjutnya cepat. “ Persiapan yang bagus buat pasangan pengantin baru.” Senyumnya melebar tanpa bisa dicegah melihat warna merah itu menjalar sampai ke leher dan telinga.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD