Chapter 3

1024 Words
1 bulan kemudian ..... Naya dan Hana semakin akrab ,mereka berdua sering bercerita tentang Group yang mereka suka. begitu juga dengan Jaehyun, Pria itu sering datang ke kedai bibi Suah untuk membeli minum atau makanan disana padahal alasannya karena Jaehyun ingin melihat Naya. "Unnie besok ada konser The seven boys, Apa kamu mau datang ?" teriak Hana antusias. "Benarkah? Tapi sepertinya aku tidak akan datang," Naya pun menjawab lemas. "Kenapa? Bukankah Kamu ingin sekali menonton konser mereka? " Hana heran karena yang dia tahu Naya sangat ingin datang ke konser idolanya. "Tiketnya pasti mahal , tabunganku tidak cukup untuk membelinya. aku juga tidak mungkin meminta uang pada orang tua ku yang di Jakarta," Naya sedikit kecewa. "Sayang sekali ya, berarti Aku harus menonton sendiri dong," Ucap Hana sedikit bersedih karena tidak bisa menonton konser bersama sepupunya. ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Pagi Ini Naya terbangun tanpa melihat sosok Hana disebelahnya, Gadis itu sudah mencari keberadaan sepupunya itu, Namun tampak nya Hana sedang pergi keluar. Karena bosan sendirian dirumah, naya memutuskan untuk menyalakan tv untuk menonton drama, Namun bukan drama yang tayang melainkan berita tentang konser The Seven Boys yang akan diadakan malam ini. Lagi lagi Gadis itu merasa sedih karena tidak bisa menonton. satu tetes air mata lolos begitu saja, Berada di negara dan kota yang sama tidak membuatnya gampang bertemu idolanya itu. Tak lama kemudian terdengar suara pintu terbuka menandakan ada yang baru datang , Dengan kasar Naya segera menghapus air matanya . Benar saja Hana baru saja pulang. "Kamu sudah bangun?" Tanya Hana. "Iya. Kamu dari mana saja ? Aku mencari mu tapi kamu tidak ada," Balas Naya dengan nada kesalnya. Hana sedikit terkekeh melihat raut wajah kekesalan sepupu nya itu "Maaf, Tadi Aku buru-buru jadi tidak sempat membangunkanmu. Oh iya Aku ada sesuatu untukmu," "Hadiah ? Untuk apa ? Aku sedang tidak berulang tahun," "Pokoknya ini special untukmu. Cepat tutup matamu dulu," Dengan berat hati, Naya pun menutup matanya. Hingga beberapa detik kemudian Hana meminta nya untuk membuka mata dan melihat hadiah apa yang ia berikan untuk nya. Tepat saat membuka matanya, Gadis itu langsung membulatkan matanya sempurna melihat apa yang berada didepannya. "Hana , ini.... Hana tersenyum "Tiket konser The seven boys, Untukmu," Naya menggeleng, Gadis itu masih belum paham maksud sepupunya itu. "K-kamu membelikan tiket untukku ? Tapi, Ini sangat mahal Hana," Semuanya berawal pada saat Hana menghubungi orang tua nya semalam untuk meminta izin menonton konser. Orang tua nya tidak mengizinkannya jika hanya pergi sendiri, Hana pun berinisiatif meminta orang tua nya untuk membelikan 1 tiket konser buat Naya agar mereka bisa pergi bersama. Orang tua Hana pun setuju, dan tadi pagi pagi sekali Hana pergi ke tempat konser untuk menukar tiket fisik. "Jadi begitu ? Hana, Terima kasih! Kamu baik banget. Aku akan mengganti uang mu suatu saat nanti," "Tidak perlu dipikir, lebih baik sekarang kita siap-siap untuk konser nanti malam!" "Ah kamu benar, Ayo!!" ,,,,,,,,,,,,,,, Sore pun tiba, Naya dan Hana sudah bersiap untuk pergi menonton konser bersama. Pukul 17.00 KST mereka sudah sampai di Gocheok Sky Dome tempat konser diselenggarakan. Diluar sudah banyak sekali My Love yang mengantri untuk masuk kedalam gedung. Kebetulan Hana membeli tiket gold atau tiket VVIP jadi mereka tidak perlu mengantri terlalu panjang. Setelah menunggu cukup lama, Tepat nya pukul 7 malam, akhirnya konser dimulai. suasana di Gocheok Sky Dome sangat amat ramai dengan lighstik yang mereka semua bawa. Suara teriakan para fans pun mulai menggema keras. Semuanya larut dalam euphoria konser, menyanyi dan menari bersama. Hingga tanpa sadar, Waktu berjalan begitu cepat. Konser mulai sampai di penghujung acara. Ada yang melambaikan tangan, ada yang menerima hadiah ada juga yang berselfie dengan ponsel my Love. dan kebetulan ponsel Naya diambil Jaehyun untuk berselfie . betapa beruntungnya gadis itu sehingga menimbulkan teriakan iri dari fans lainnya "Konser kali ini benar-benar keren. Terima kasih Hana, Karena mu aku bisa menonton konser, " ucap Naya ketika mereka sudah keluar dari gedung konser. "Sudahlah, Lagian tanpa unnie Aku tidak akan diizinkan menonton konser. Oh iya tadi unnie beruntung sekali Jaehyun oppa menggunakan ponselmu untuk selfie," Hana sangat senang meskipun sedikit iri kepada Naya. "Benar, Aku juga tidak menyangka seberuntung ini," "Yasudah sebaiknya kita pulang. Bi Suah pasti khawatir kita belum pulang," "Aku ingin ke toilet sebentar, Kebelet. Kamu tunggu disini ya," Sahut Naya sebelum berlari mencari toilet terdekat ,,,,,,,,,,,,,, "Oh! Jaehyun Oppa?" Kaget Naya saat tak sengaja berpapasan dengan sang idola di depan kamar mandi. "Gadis kelinci," Batin Jaehyun. Beberapa detik kemudian terdengar suara salah satu fans yang berteriak memanggil Nama Jaehyun. Sepertinya ada yang melihat keberadaannya, Karena terlalu panik, Jaehyun pun langsung menarik tangan Naya untuk membawanya kabur dari tempat itu. Kedua nya berlari cukup jauh dari toilet tadi. Merasa keadaan mulai sepi dan tidak ada yang mengejar lagi, mereka pun berhenti. "Gwenchana ?" Tanya pria itu sambil mengatur nafasnya. (Gwenchana = Kamu baik-baik saja). "I-iya," Jawab Naya. Tampak nya gadis itu masih shock karena tiba-tiba Jaehyun membawanya kabur begitu saja. "Sepertinya sudah aman, aku harus kembali. Teman-teman ku pasti mencariku," Jaehyun hendak melangkah pergi namun dengan cepat Naya menahannya. "Tunggu ! Apa kamu tidak mau mengantarkanku pulang ? maksudku, Kamu sudah membawaku lari sampai sini, pasti temanku sudah meninggalkanku pulang," ucap Naya dengan hati hati , karena dia sadar orang yang dia ajak bicara adalah idolanya. "Apa kamu tidak bisa pulang sendiri ? Apa kamu tidak mempunyai uang ? Ini untuk ongkos kamu pulang. Maaf sudah membawamu kesini," Balas Jaehyun sambil menyerahkan beberapa lembar uang. "Tidak perlu. Aku masih ada uang. yasudah kalau begitu aku pulang sendiri saja, Permisi," "Aku akan mengantarmu pulang!" Sahut Jaehyun cepat. ,,,,,,,,,,,,,,,, Sesampai nya dirumah, Naya langsung diintrogasi oleh Hana. Tadi Hana sudah mencari keberadaan Naya di toilet namun gadis itu tidak ada disana. Karena terlalu panik dan mengira Naya sudah pulang, Hana pun akhirnya memutuskan untuk pulang. "Jadi Kamu Pulang diantar Jaehyun Oppa ?" Tanya Ha-Na kaget setelah Naya bercerita tentang dirinya yang baru saja pulang di antar Idolanya. "Bahkan dia juga sempat meminta ID Kakao ku," "Daebak!! Aku sangat iri padamu!! Kapan aku bisa bertemu dengan SeoJun oppa," (Daebak = Luar Biasa). Melihat raut wajah iri sang sepupu membuat Naya terkekeh geli "Sabar ya, Mungkin belum takdir mu bertemu Seo-Jun.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD