Chapter 5

873 Words
Seiring berjalannya waktu Jae-Hyun dan Naya pun semakin dekat. mereka sering bertemu ketika Jae-Hyun free . Namun belum ada yang mengetahui tentang kedekatan mereka kecuali Ha-Na karena Naya selalu menceritakan semuanya pada Ha-Na. Seperti biasa ketika Jae-Hyun libur , merekapun akan membuat janji untuk bertemu didanau tempat biasa mereka bertemu. "Jae-Hyun, Maaf aku terlambat. Kamu sudah lama disini?" Tanya Naya yang baru saja datang. "Kamu sudah datang? Tidak, Aku baru saja sampai," Jawab Jae-Hyun berbohong. Nyatanya pria itu sudah menunggu hampir 1 jam lama nya. "Ada apa mengajakku bertemu ?" "Ada yang ingin aku sampaikan padamu,Nay," "Apa?" "Tapi janji setelah aku mengatakan ini, Kamu tidak akan marah atau menghindariku," "Kenapa Aku harus marah atau menghindar ? Apa yang sebenarnya ingin kamu katakan?" Naya tampak penasaran dengan apa yang akan Jae-Hyun katakan. Jae-Hyun menghela nafasnya panjang, mencoba mengumpulkan semua keberaniannya untuk mengatakan apa yang ingin ia katakan. "Nay, Aku menyukaimu. maksudnya Aku mencintaimu. Mungkin kamu akan beranggapan kalau aku hanya bercanda dan Kamu pasti akan mengatakan Aku ini seorang idol mana mungkin menyukai fansnya, tapi kali ini aku jujur Nay, Aku mencintaimu. sejak pertama kamu datang ke fansign, Aku sudah mulai merasakan sesuatu yang aneh, Aku juga sudah tahu kalau kamu bekerja di kedai bibimu dari awal, makanya aku selalu datang ke kedai untuk membeli makanan padahal sebenarnya aku hanya ingin melihatmu. Kamu pasti juga tidak tahu kan kalau kita selalu bertengkar dulu ? Pertama saat berebut s**u pisang di mini market dan juga Aku yang menyelinap masuk di taxi yang sudah kamu pesan. Kamu pasti tidak tahu kan kalau itu sebenarnya aku yang memakai masker dan topi. sejak saat aku memintamu bertemu di danau ini pertama kali dan sejak akhirnya kita sering bertemu dan menjadi dekat, aku mulai yakin kalau aku mencintaimu nay . maaf aku menyatakan semua ini, kamu mungkin sangat kaget dan tidak percaya dengan apa yang aku ucapkan, tapi aku ulangi sekali lagi aku benar benar sangat mencintaimu. Nay, will you be my girl ?" Jae-Hyun mengeluarkan sebuah cincin yang sudah ia siapkan tadi. Naya yang mendengarkan itu mulai terisak, antara percaya tidak percaya karena idolanya baru saja menyatakan perasaannya. Entah karena tidak bisa berfikir atau karna Naya juga mempunyai perasaan yg sama pada Jae-Hyun, Ia pun hanya memberi jawaban dengan anggukan. Melihat jawaban Naya, Jae-Hyun pun langsung menarik gadis itu kedalam pelukannya. Naya membalas pelukan erat Jae-Hyun . setelah puas berpelukan Jae-Hyun menghapus air mata Naya kemudian memasangkan cincin di jari manis gadis itu. "Mulai hari ini, Kamu menjadi kekasihku. Ingat itu," ,,,,,,,,,,,,,,,, Sesampainya dirumah, Naya langsung menceritakan semua nya pada Ha-Na. Tentang Jae-Hyun yang menyatakan perasaannya padanya sampai akhirnya mereka berpacaran.. "Selamat Nay!! Astaga aku tidak menyangka kamu bisa menjadi kekasih Jae-Hyun. Kamu harus mentraktir ku makan sebagai perayaan hari jadianmu dengan Jae-Hyun," Ucap Ha-Na. Naya tersenyum sambil mengangguk "Baiklah, Malam ini Aku akan mentraktir mu makan diluar," Tidak jauh berbeda dengan Naya, Sesampainya di Dorm pun Jae-Hyun langsung menceritakan semuanya pada kakak-kakaknya. Orang pertama yang ingin ia beritahu adalah Seo-Jun. "Hyung, Ada yang ingin aku beritahu padamu," Ucap Jae-Hyun pada Seo-Jun yang sedang sibuk bermain game di ponselnya. "Langsung saja to the point. Aku sedang sibuk bermain game," Sahut Seo-Jun sambil terus fokus pada game nya. "Ini serius hyung. bisakah Kamu hentikan game mu dulu?" Jae-Hyun meraih ponsel yang Seo-Jun gunakan untuk bermain game. Membuat pria itu mendengus kesal "Ckkk, Cepat katakan ada apa? Kamu ini mengganggu saja," "Janji dulu, Hyung tidak akan memberitahu yang lainnya," "Memangnya kenapa?" "Pokoknya janji dulu," "Oke Aku janji," "Sebenarnya.... Mmmmmm... "Aish anak ini, Kamu ini mau cerita apa tidak ? Kalau tidak Aku mau lanjut main game," kesal Seo-Jun saat Jae-Hyun menjeda ucapannya. "Sebenarnya... Aku sudah jadian," "Jadian apa maksudmu ? Aku tidak mengerti," "kenapa Kamu lemot sekali,Hyung," "Apa katamu? Katakan sekali lagi," "Hehe maaf Hyung. siapa suruh lemot. Maksudku aku sudah jadian dengan seseorang. Aku sudah mempunyai Kekasih," "APA??! KAMU SUDAH MEMPUNYAI KEKASIH?!" Detik berikutnya sebuah kita kan mendarat sempurna di kening Seo-Jun. "Anak ini.. Aku ini lebih muda darimu. Kamu berani menjitakku?" Kesal Seo-Jun sambil mengusap keningnya. "Siapa suruh berteriak. Bagaimana kalau yang lain mendengarnya?" "Wah wah, Apa yang baru saja kamu katakan itu benar?" Sahut Yeonjin yang entah datang dari mana. "Hyung, sejak kapan kamu disitu?" Tanya Jae-Hyun kaget. "Sejak dari awal kalian mengobrol. Saat Jae-Hyun bilang kalau dia sudah mempunyai kekasih," Beberapa detik kemudian semua member pun datang. Sepertinya mereka semua sudah menguping obrolan Jae-Hyun dengan Seo-Jun sejak tadi "Jadi bagaimana Jae-Hyun ? Benar kamu sudah mempunyai kekasih?" Jae-Hyun menunduk, pria itu takut jika akan mendapat marahan "Iya Hyung. Aku sudah mempunyai kekasih," "Memang kita sudah diperbolehkan berpacaran, Tapi kita sepakat untuk tidak berpacaran agar tidak mengecewakan fans. Kamu lupa itu?" "Aku ingat hyung, Maaf," "Siapa dia? Sejak kapan kalian berpacaran ? Apa dia seorang idol juga?" "Bukan hyung, dia bukan idol. Dia fans kita. kami sudah lama dekat tapi baru resmi jadian tadi, maaf tidak memberi tahu dari awal," Jawab Jae-Hyun. "Fans kita ? Maksud kamu My Love ? Bagaimana bisa?" Jae-Hyun pun langsung menceritakan semua nya dari awal bertemu Naya dan sampai saat ini. "Baiklah, aku tidak bisa melarangmu. aku akan membantumu meminta izin ke manager agar kamu diizinkan menjalin hubungan dengannya," "Benarkah ?" "Iya, tapi jangan lupa kenalin ke kita," Sahut Kyuh-yun. "Pasti Hyung!!"
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD