Salma dan putrinya Lucia terlihat pasrah saat petugas bank menyita rumah nya yang pernah ia jadikan sebagai jaminan peminjaman uang. Wanita itu beda dengan biasanya yang tampil cantik dan menawan, kini hanya memakai pakaian tidur dan rambut belum tersisir. Terakhir petugas itu memasang plakat, rumah ini di segel. Cukup memalukan bagi Salma, tapi apa boleh buat, semua yang ia perjuangkan selama ini sia-sia, toh semakin banyak dia hutang sana sini juga tak akan bisa menyelematkan apapun. Justru makin membuatnya terpuruk. "Kita tidur di mana ma?" tanya Lucia. "Mama punya ruangan khusus di kantor, kita bisa pindah kesana sementara." kata Salma. "Apakah mama nggak bisa melakukan sesuatu untuk memperbaiki semua ini ma?" tanya Lucia. "Aduuhhh kamu bisa diem nggak sih,

