Bara pulang kerumah belum larut malam, bahkan Niana masih merapikan tempat tidur saat Bara datang, entah kenapa baru saja masuk, Bara langsung memeluk dan mendekap Niana dengan erat. "Kamu kenapa Bar?" tanya Niana. "Nggak papa." jawab Bara. "Kenapa tiba-tiba peluk kaya gini coba, aneh tau..." protes Niana. "Hmmm udah diem, cuma pingin peluk doang kok, jangan banyak protes." kata Bara. "Iihh.. lepasin dulu, cerita ada apa?" tanya Niana. "Enggak, gak ada apa-apa, lagian peluk doang harus ada alasannya gitu?" Bara balik bertanya. "Masalahnya kamu aneh kalau kaya gini. Sumpah." lanjut Niana. "Sstt... Diem, jangan banyak protes, nggak diapa-apain juga, aku cuman pingin bisikin kata dalam diam." lanjut Bara dia justru mempererat pelukannya dan menyembunyikan wa

