Rabu pagi. Verrel berjalan di koridor kelas XI IPA 2. Tujuannya hanya satu, mencari Arthur dan Shana. Tatapan kagum terpancar dari anak-anak kelas XI IPA 2. Mereka seperti melihat oppa-oppa korea di pagi hari. "Ehm, Shana sama Arthur udah berangkat belum ya?" tanya Verrel pada cowok berkaca mata yang tidak ia kenal namun duduk di barisan depan sehingga mudah dihampiri. "Oh iya nih. Tumben Shana belum berangkat. Kalau Arthur gue nggak tau," jawab cowok berkacamata itu. "Oke, thanks ya." Verrel beranjak keluar kelas. Wajahnya mendadak kembali panik. Ia berjalan tak tentu arah. Ia hanya mengikuti ke mana kakinya melangkah. Hingga langkahnya berhenti di parkiran sekolah. Matanya menangkap mobil yang baru saja terparkir. Dua orang keluar dari mobil itu. Verrel berja

